Editorial Policies

Focus and Scope

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia contains a publication of scientific manuscripts that can meet the purpose of publishing this journal, which disseminates research results, case reports, literature review in the field of internal medicine for the practice of internal medicine physicians and general practitioners throughout Indonesia. Articles published in this journal are expected to provide new information, interest and can broaden the insight of practitioners in the field of internal medicine, and provide alternative solutions, diagnosis, therapy and prevention.

 

Section Policies

EDITORIAL

Checked Open Submissions Checked Indexed Unchecked Peer Reviewed

LAPORAN PENELITIAN

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

LAPORAN KASUS

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

TINJAUAN PUSTAKA

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

After the submitted manuscript passes the plagiarism check stage, each manuscript will be subjected to editorial review. Editorial review will evaluate whether it is suitable with our focus and scope or has a major methodological flaw. Manuscripts judged to be appropriate for inclusion in the Jurnal Penyakit Dalam Indonesia are sent for peer review. This journal uses double blind peer review process.

 

Publication Frequency

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia terbit tiga (3) bulanan setiap Maret, Juni, September, dan Desember.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Publication Ethics

Pernyataan Etika Publikasi

Publikasi ilmiah merupakan penyebarluasan hasil pemikiran seseorang atau sekelompok orang, setelah melalui penelaahan ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk menyepakati standar etika perilaku bagi semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi, yaitu: penulis, redaksi atau editor jurnal, mitra bestari, penerbit, dan termasuk masyarakat (subjek penelitian).

Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM selaku penerbit Jurnal Penyakit Dalam Indonesia (JPDI) melakukan tugas pengawalan atas semua tahap penerbitan secara cermat dan juga tentang etika dan tanggung jawab lainnya. 

Kode Etik Redaksi

Redaksi Jurnal Penyakit Dalam Indonesia menentukan proses publikasi, termasuk kewajiban dan fungsi pengarang, mitra bestari, dan pengelola jurnal untuk mempublikasikan karya tulis berdasarkan kaidah ilmiah dan etika. Redaksi bekerja berdasarkan prinsip dan standar etika sebagai berikut.

  1. Mengkoordinasikan semua kegiatan publikasi jurnal.
  2. Bertanggungjawab atas pilihan isi jurnal dan mengupayakan peningkatan mutu publikasi.
  3. Berkewajiban membuat panduan penulisan bagi pengarang.
  4. Menilai kelengkapan isi, anatomi naskah awal secara kritis dan memastikan bahwa naskah telah terbebas dari pelanggaran etik penelitian.
  5. Menjamin bahwa semua karya tulis yang diterbitkan telah melalui proses telaah oleh mitra bestari yang berkualifikasi.
  6. Menjamin kelayakan mitra bestari yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya dan tidak memiliki konflik kepentingan.
  7. Menolak karya tulis tanpa melalui proses telaah apabila tidak sesuai dengan lingkup jurnal atau bermutu rendah (tanpa melihat latar belakang pengarang dan atau lembaga afiliasinya).
  8. Memastikan bahwa penelitian yang dipublikasikan sesuai pedoman kode etika publikasi ilmiah yang dikeluarkan LIPI dan pedoman yang relevan.
  9. Menyediakan formulir isian untuk ditandatangani pengarang tentang pernyataan kesediaan publikasi di Jurnal Penyakit Dalam Indonesia dan pernyataan bahwa naskah tersebut belum pernah dipublikasikan di jurnal atau publikasi lainnya yang dapat menyebabkan plagiarisme.

 

Kode Etik Mitra Bestari

Mitra bestari bertugas membantu redaksi untuk menelaah secara kritis substansi naskah sesuai dengan bidang kepakarannya. Mitra bestari bekerja berdasarkan prinsip dan standar etika sebagai berikut.

  1. Mengedepankan sikap jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah.
  2. Bersikap kritis dalam menilai muatan naskah sesuai dengan bidang kepakarannya, terbuka tentang hal yang baru, dan tidak mengambil keuntungan pribadi dari karya tulis yang dinilai, serta mempunyai semangat untuk memperbaiki karya tulis yang telah ditelaahnya.
  3. Membantu redaksi dalam menentukan naskah yang dapat diterbitkan dan membantu pengarang untuk meningkatkan kualitas tulisannya.  
  4. Memegang teguh prinsip-prinsip dasar dan analisis ilmiah dalam melakukan proses penelaahan suatu karya tulis.
  5. Menyampaikan hasil penelaahan secara jujur, objektif, dan didukung oleh argumentasi yang jelas, serta memberikan rekomendasi hasil penelaahan berupa: (i) diterima tanpa perbaikan, (ii) diterima dengan perbaikan, dan (iii) ditolak.
  6. Tidak memanfaatkan karya tulis yang ditelaah untuk kepentingan pribadi atau pihak ketiga. Penggunaan sebagian isi karya tulis yang ditelaah telah mendapat ijin pengarang. Karya tulis yang sedang ditelaah tidak boleh disebarluaskan.

 

Kode Etik Penulis

Penulis dalam hal ini adalah seseorang yang menuangkan hasil pemikiran, penelitian dan atau pengembangannya dalam bentuk naskah yang telah memenuhi persyaratan kaidah ilmiah dan etika. Penulis bekerja berdasarkan persyaratan kaidah ilmiah dan standar etika sebagai berikut.

  1. Membuat dan menandatangani pernyataan bahwa naskah yang diserahkan untuk dipublikasikan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain. Jika ada kesalahan dalam karya tulis, pengarang segera memberitahukan kepada redaksi atau penerbit.
  2. Memastikan bahwa nama dan urutan penulis sesuai dengan urutan kontribusinya dan disetujui oleh seluruh anggota.
  3. Menyajikan laporan yang akurat dari hasil penelitian yang telah dilakukan serta menyampaikan tujuan dan signifikansi penelitian pada naskah, serta memuat detil dan referensi yang cukup.
  4. Menginformasikan kepada redaksi jika akan menarik kembali karya tulisnya.
  5. Menginformasikan kepada redaksi tentang karya tulis yang merupakan bagian sebuah penelitian bertahap dan atau multidisiplin.
  6. Apabila diperlukan, penulis menyiapkan bukti bahwa penelitian yang dilakukan telah memenuhi persyaratan etika penelitian.
  7. Mencantumkan pada naskah apabila penelitian melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang berisiko tinggi dalam penggunaannya.
  8. Memastikan bahwa naskah yang ditulis sepenuhnya asli. Apabila penulis menggunakan pekerjaan dan atau kalimat dari orang lain, maka harus menggunakan sitasi dengan benar.