Profil Antibodi Antifosfolipid pada Pasien HIV/AIDS

Inolyn Pandjaitan, Nanang Sukmana, Shufrie Effendy

Abstract

Pendahuluan. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui mekanisme mimikri molekuler dapat meningkatkan konsentrasi antibodi antifosfolipid (APA) yang berkaitan dengan meningkatnya kemungkinan kejadian trombosis. Mimikri molekuler pada pasien HIV/AIDS dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi imunokompromais, penggunaan terapi antiretroviral (ARV), koinfeksi hepatitis B dan C, penggunaan obat lainnya, dan riwayat penggunaan narkoba suntik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil dan prevalensi APA pada pasien HIV/AIDS di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) serta untuk mengetahui lebih lanjut hubungan antara APA dengan faktor-faktor tersebut.

Metode. Penelitian potong lintang ini dilakukan pada pasien HIV/AIDS rawat jalan di Klinik Pusat Studi AIDS RSCM. Subjek yang terpilih melalui metode acak sederhana diwawancara dan dilakukan pemeriksaan antibody anticardiolipin (ACA) dan Anti β2 glycoprotein 1 (anti-β2GP1). Data deskriptif mengenai karakteristik subjek dan proporsi APA disajikan dalam bentuk jumlah dan persentase. Analisis bivariat antara APA dengan riwayat penggunaan narkoba suntik, jumlah  limfosit CD4, penggunaan ARV, dan koinfeksi hepatitis dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher.

Hasil. Dari 92 pasien HIV/AIDS, 27 (29,3%) subjek memiliki IgM ACA positif, 77 (83,7%) memiliki IgG ACA positif, 61 (66,3%) memiliki IgM anti-β2GP1 positif, dan 7 (7,6%) memiliki  IgG anti-β2GP1 positif. Terdapat hubungan antara IgM dan IgG anti-β2GP1 dan IgM ACA dengan riwayat terapi ARV (p<0,05), serta hubungan antara IgM anti-β2GP1 dengan riwayat penggunaan narkoba suntik (p<0,05). Penelitian ini tidak menemukan hubungan antara jumlah  CD4 dan koinfeksi hepatitis dengan prevalensi APA pada pasien HIV/AIDS.

Simpulan. Proporsi IgG ACA (83,7%) lebih tinggi dibandingkan dengan IgM ACA (29,3%) dan proporsi IgM anti-β2GP1 (66,3%) lebih tinggi dari pada IgG anti-β2GP1 (7,6%) pada pasien HIV/AIDS.

Kata kunci: antibodi antifosfolipid, antibodi antikardiolipin, anti β2 glycoprotein I,  HIV

 

Antiphospholipid Antibody Profile in HIV/AIDS Patients

Introduction. Through the process of molecular mimicry, human immunodeficiency virus (HIV) infection can increase the concentration of antiphospholipid antibody (APA) which has possible association with thrombosis. The molecular mimicry in this HIV/AIDS patients is influenced by several factors, such as immunocompromised condition, the use of antitretroviral (ARV) therapy, hepatitis B and C coinfection, use of other drugs, and history of intravenous drug user (IDU). We conducted this study to determine the profile and prevalence of antiphospholipid antibody in patients with HIV/ AIDS in Dr. Cipto Mangunkusumo General Hospital. Further, we explored the relationship between APA in HIV/AIDS patients with the factors mentioned before.

Methods. This cross sectional study was done on  HIV/AIDS outpatient at AIDS Working Group Clinic at Dr. Cipto Mangunkusumo General Hospital. We assessed the patients by history taking and measured their level of antibody anticardiolipin (ACA) dan Anti β2 glycoprotein I (anti-β2GP1). Subjects were selected using simple random sampling. Descriptive data regarding  the characteristics of the subjects and the proportions of APA were presented in numbers and percentages. The bivariate analysis between APA with the history of injecting drug use, the absolute  CD4 lymphocyte count, antiretroviral therapy, and chronic hepatitis coinfection was performed using Chi-Square test and Fisher test.

Results. APA examination results showed 27 (29,3%) patients were positive for ACA  IgM, 77 (83,7%) patients were positive for ACA IgG, 61 (66,3%) patients were positive for anti β2GP1 IgM, and 7 (7,6%)  pateints were positive for anti β2GP1 IgG. There is significant association between APA and the history of intravenous drug user (IDU) and ARV therapy. No association was observed between CD4 lymphocyte count and hepatitis coinfection with prevalence of APA in patients with HIV/AIDS patient.

Conclusion. Proportion of anticardiolipin antibody IgG is higher than IgM (83,7% vs 29,3%), while the proportion of anti-β2GP1 IgM is higher than IgG (66,3% vs 7,6%). 

Keywords

anticardiolipin antibody, antiphospholipid antibody, anti β2 glycoprotein I, HIV

Refbacks

  • There are currently no refbacks.