Mutasi EGFR sebagai Faktor Prediktif Respons Pengobatan terhadap TKI (Tyrosine Kinase Inhibitor) pada Non-Small Cell Lung Cancer Stadium 4: Sebuah Laporan Kasus

Wulyo Rajabto, Yohana Kusuma Angkasa

Abstract

Non-small cell lung cancer (NSCLC) biasanya terdeteksi pada pasien ketika sudah stadium lanjut dengan prognosis yang buruk. Seiring dengan perkembangan penelitian tentang epidermal growth factor receptor (EGFR) – tyrosine kinase inhibitors (TKIs) dan identifikasi mutasi EGFR, menjadi dasar munculnya targeted therapypada kanker paru sehingga merubah hasil pencapaian pengobatan dan prognosisnya. Tulisan ini melaporkan sebuah kasus, pasien wanita berusia 37 tahun yang datang pertama kali dengan metastasis tulang yang disebabkan oleh adenokarsinoma paru EGFR mutasi positif yang menunjukkan respons pengobatan yang baik terhadap TKI.

Kata Kunci: Mutasi EGFR, non-small cell lung cancer, tyrosine kinase inhibitors

EGFR Mutation as a Predictive Factor to Treatment Response of TKI (Tyrosine Kinase Inhibitor) in Non-Small Cell Lung Cancer Stage 4: A Case Report

Non-small cell lung cancer (NSCLC) typically presents in patients at an advanced stage, with a poor prognosis.  The development of epidermal growth factor receptor (EGFR) tyrosine kinase inhibitors (TKIs) and the systematic identification of EGFR mutations heralded the advent of targeted therapy in lung cancer, transforming the landscape of its treatment and prognosis. This is a case of 37 years-old female patient presented with metastatic bone disease secondary to pulmonary adenocarcinoma EGFR mutation positive which demonstrated a remarkable result to TKI.


 

Keywords

EGFR mutation, non-small cell lung cancer, tyrosine kinase inhibitors

Refbacks

  • There are currently no refbacks.