Faktor yang Berkaitan dengan Kejadian Asites pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Dr Moewardi Surakarta: Sebuah Studi Potong Lintang

Felizia Alika Yusman, Ratih Tri Kusuma Dewi, Yusuf Ari Mashuri, Evi Nurhayatun, Maia Thalia Giani

Abstract

Pendahuluan. Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat. Keadaan overload cairan sering menjadi komplikasi sistemik pasien PGK yang menjalan terapi hemodialisis (HD). Salah satu parameter klinis kondisi overload cairan pada pasien HD yaitu asites. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian asites pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis.

Metode. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta pada bulan September-Oktober 2019. Subjek penelitian adalah pasien PGK tahap akhir yang telah menjalani hemodialisis. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data diperoleh melalui penelusuran data rekam medis. Selanjutnya dilakukan analisis dengan Chi square dan Uji T tidak berpasangan pada masing-masing variabel penelitian. Nilai p kurang dari 0,05 dianggap signifikan secara statistik.

Hasil. Sebanyak 116 subjek direkrut dalam penelitian ini. Insidensi asites ditemukan pada 24 pasien (20,7%). Komorbid chronic heart failure (CHF) didapatkan pada 23 (19,8%) subjek, yang mana kondisi tersebut berhubungan dengan kejadian asites [p = 0,003; PR 2,888 (IK 95% =1,476–5,650)]. Pada subjek dengan hipoalbuminemia juga didapatkan risiko kejadian asites yang meningkat [p < 0,001; PR 7,800 (IK 95% =3,153 – 19,293)]. Jenis kelamin, usia, komorbid diabetes melitus, kadar hemoglobin, kreatinin serum, ureum, albumin, hematokrit, serta leukosit tidak memiliki hubungan dengan kejadian asites pada pasien PGK yang menjalani HD (p > 0,05).

Simpulan. Faktor yang berkaitan dengan kejadian asites pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis adalah chronic heart failure dan hipoalbuminemia.    

Kata Kunci: Asites, hemodialisis, penyakit ginjal kronik

Factor Related to The Incidence of Ascites in Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis at RSUD Dr Moewardi Surakarta: A Cross Sectional Study

Introduction. Chronic kidney disease (CKD) is a global health issue with continuously rising prevalence. Fluid overload is a frequent systemic complication which occurs in CKD patients undergoing hemodialysis (HD). One of clinical manifestation of fluid overload in HD patients is ascites. This study aimed to determine the factors related to the incidence of ascites in CKD patients undergoing hemodialysis.

Methods. An observational analytic study with a cross-sectional approach was conducted at Dr. Moewardi Hospital, Surakarta from September until October 2019. The subjects were end-stage CKD patients undergoing HD. Subjects were selected by total sampling technique. Data were obtained from medical records tracking. Furthermore, each variable was analyzed using Chi Square and Independent T-test analysis. P value less than 0.05 is considered statistically significant.

Results. A total of 116 subjects were recruited in this study. Incidence of ascites was documented in 24 (20.7%) patients. The comorbid of chronic heart failure (CHF) was found in 23 (19.8%) subjects, where this condition was associated with the incidence of ascites [p = 0.003; PR 2.888 (95% CI=1.476–5.650)]. In the subjects with hypoalbuminemia was also related to higher incidence of ascites [p < 0.001; PR 7.800 (95% CI=3.153 – 19.293)].  Meanwhile gender, age, diabetes mellitus, the levels of hemoglobin, ureum, creatinine serum, albumin, hematocrit, and leukocyte were not associated with ascites in CKD patients undergoing HD (p > 0.05).

Conclusion. Factors related to the incidence of ascites in patients with chronic kidney disease who have undergone hemodialysis is chronic heart failure and hypoalbuminemia.


Keywords

Ascites, chronic kidney disease, hemodialysis

Refbacks

  • There are currently no refbacks.