Korelasi Rasio Hemoglobin Platelet dan Rasio Leukosit Platelet terhadap Skor SYNTAX-2 pada Pasien Infark Miokard Akut dengan ST-Elevasi

Muhammad Ikhsan, Sally Aman Nasution, Andhika Rachman, Muhadi Muhadi

Abstract

Pendahuluan. Berbagai penelitian telah melakukan analisis hubungan dan nilai prediksi antara berbagai penanda inflamasi dengan luaran klinis pasien infark miokard akut dengan ST elevasi (IMA-STE). Namun, pemeriksaan yang cukup mahal maupun ketersediaan di fasilitas kesehatan menjadi kendala untuk dilakukan pemeriksaan penanda inflamasi tersebut.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan melihat apakah parameter hematologi sederhana dalam hal ini rasio hemoglobin platelet (RHP) dan rasio leukosit platelet (RLP) yang juga terlibat dalam patofisiologi SKA berkorelasi dengan skor synergy between percutaneous coronary intervention with taxus and cardiac surgery (SYNTAX-2) sebagai prediktor luaran klinis dan mortalitas pada pasien IMA-STE.

Metode. Penelitian potong lintang pada pasien IMA-STE yang dirawat di ICCU RSCM kurun waktu Januari 2016 – Oktober 2020. Data dianalisis dengan uji korelasi antara RHP maupun RLP dengan skor SYNTAX-2.

Hasil. Terdapat 114 subjek dalam penelitian ini, dengan rerata usia 53,87 tahun dan sebagian besar adalah pria (86,8%). Tidak didapatkan korelasi yang bermakna antara RHP maupun RLP dengan skor SYNTAX-2. Dari analisis sub-grup, didapatkan korelasi positif sedang antara RHP dengan skor SYNTAX-2 (r = 0,587; p= 0,005) dan korelasi positif kuat antara RLP dengan skor SYNTAX-2 (r = 0,606;  p = 0,004) pada subjek dengan indeks massa tubuh (IMT) normal. Adapun hasil tambahan didapatkan korelasi negatif kuat antara rasio neutrofil limfosit (RNL) dengan skor SYNTAX-2 (r = -0,738; p= 0,0037) dan korelasi negatif sangat kuat antara rasio platelet limfosit (RPL) dengan skor SYNTAX-2 (r= -0,857; p= 0,007) pada IMT underweight.

Simpulan. Tidak didapatkan korelasi antara RHP maupun RLP dengan skor SYNTAX-2.

Kata Kunci: Infark miokard akut, ST elevasi, rasio hemoglobin platelet, rasio leukosit platelet, SYNTAX-2

 

Correlation of Haemoglobin Platelet Ratio (HPR) and Leukocyte Platelet Ratio (LPR) with SYNTAX-2 Score in STEMI Patients

Introduction. Various studies have concluded the association between various markers of inflammation with the clinical outcome in STEMI patients. However, most of these markers are quite expensive and not available in healthcare facilities. Hence, we aim to study the correlation between  haemoglobin platelet ratio (HPR) and leucocyte platelet ratio (RPL) and the clinical outcomes of STEMI patients.

Methods. This is a cross-sectional study performed in adult patients with STEMI who were hospitalized in Intensive Coronary Care Unit Cipto Mangunkusumo Hospital between January 2016 and October 2020. The data was analyzed by testing the correlation between HPR and LPR with SYNTAX-2 score.

Results. There were 114 subjects in this study, with a mean age was 53.87 years and dominated by male (86.8%). We found no correlation between HPR and LPR with SYNTAX-2 Score. From the sub-group analysis, there was a moderate positive correlation between HPR and SYNTAX-2 score (r = 0.587; p= 0.005) and a strong positive correlation between LPR and SYNTAX-2 score (r = 0.606; p = 0.004) in subjects with normal body mass index (BMI). Additional results obtained a strong negative correlation between neutrophil lymphocyte ratio (NLR) with SYNTAX-2 score (r = -0.738; p= 0.0037) and a very strong negative correlation between platelet lymphocyte ratio (PLR) with SYNTAX-2 score (r= -0,857; p= 0,007) in subjects with low BMI.

Conclusion. There is no correlation between HPR and LPR with SYNTAX-2 Score.

Keywords

Hemoglobin platelet ratio, leukocyte platelet ratio, STEMI, SYNTAX-2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.